Pekanbaru, Oktober 2025 — SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru kembali menorehkan prestasi membanggakan. Sekolah ini terpilih sebagai satu-satunya SMK dari Provinsi Riau yang mendapatkan kesempatan mengikuti Program Tefa Kolaborasi, sebuah program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan vokasi di bidang perfilman dan industri kreatif nasional.
Dalam program ini, SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru mengirimkan tujuh orang peserta yang terdiri atas dua guru pembimbing dan lima siswa berbakat jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV), yaitu :
Guru Pembimbing :
- Suparmin, S.I.Kom.
- Ulfa Rahmi, S.I.Kom.
Siswa :
- Frans Aqsha
- Meisya Putri Irwandi
- Nurul Izzati
- Al Arbi Syaddaf
- Muhammad Iqbal
Selama enam hari pelatihan intensif, para peserta akan belajar langsung di Tawangkhan Production, salah satu production house ternama di Jakarta.
Kegiatan ini memberikan pengalaman nyata dalam produksi film layar lebar, mulai dari pra-produksi, proses pengambilan gambar, hingga pasca-produksi.
Kepala SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru menyampaikan rasa bangga dan harapannya atas keikutsertaan tim ini.
“Kami berharap melalui program ini, siswa-siswi kami, khususnya jurusan DKV, dapat menjadi sumber daya manusia (SDM) unggul yang mampu memproduksi film layar lebar secara profesional.
Selain itu, kami ingin menjadikan jurusan DKV SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru sebagai pusat industri digital printing dan perfilman yang siap bersaing di kancah nasional maupun internasional,” ujarnya.
Jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) di SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru memang menjadi program unggulan yang konsisten bergerak di bidang Teaching Factory (Tefa) dengan fokus pada digital printing dan produksi konten kreatif.
Melalui partisipasi dalam Tefa Kolaborasi ini, sekolah berharap dapat memperluas jejaring industri serta meningkatkan kemampuan siswa dalam menghadapi dunia kerja kreatif yang sesungguhnya.
