Rabu, 15 Oktober 2025 -- Dalam rangka meningkatkan kualitas pelaksanaan Uji Kompetensi Keahlian (UKK), SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru menggelar kegiatan Workshop Penyusunan Materi Uji Kompetensi pada.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber berkompeten, Bapak Osvian Putra, seorang Master Asesor dan Master Trainer yang berpengalaman luas dalam bidang asesmen dan penyusunan instrumen uji kompetensi berbasis industri.
Workshop ini bertujuan untuk membekali para guru produktif dengan kemampuan dalam merancang soal, menyusun instrumen penilaian, serta menyelaraskan seluruh perangkat uji dengan standar dunia industri.
Dengan demikian, hasil uji kompetensi nantinya benar-benar mampu mencerminkan keterampilan dan kesiapan kerja peserta didik sesuai kebutuhan pasar kerja.
Peserta kegiatan ini adalah 20 guru produktif SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru yang juga berperan sebagai asesor di bidang keahlian masing-masing.
Mereka menjadi ujung tombak dalam memastikan mutu pelaksanaan uji kompetensi di sekolah agar berjalan sesuai standar yang berlaku.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru, Bapak Paiman Sanen, S.Ag., M.Pd.I.
Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai bentuk peningkatan profesionalisme guru serta kesiapan sekolah dalam menghadapi pelaksanaan uji kompetensi yang bermutu, transparan, dan berorientasi pada dunia kerja.
Beliau juga menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam membangun budaya mutu yang berkelanjutan, sejalan dengan visi SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru sebagai sekolah yang unggul, islami, dan berdaya saing global.
Dalam sesi pemaparan, Bapak Osvian Putra menyampaikan langkah-langkah sistematis dalam penyusunan materi uji kompetensi, mulai dari analisis unit kompetensi, penyusunan soal berbasis kerja (job sheet), hingga penyusunan rubrik penilaian yang objektif dan terukur.
Beliau juga menegaskan pentingnya penyelarasan antara kompetensi dasar sekolah dengan standar kompetensi industri agar siswa memiliki kesiapan menghadapi tantangan dunia kerja sesungguhnya.
Para peserta juga dilatih untuk membuat perangkat asesmen yang efektif, valid, dan dapat mengukur kompetensi peserta didik secara menyeluruh — baik aspek pengetahuan, keterampilan, maupun sikap kerja.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para guru produktif dan asesor SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru semakin profesional dalam menyusun dan melaksanakan uji kompetensi.
Workshop ini menjadi wujud nyata komitmen sekolah dalam menghadirkan pendidikan kejuruan yang bermutu tinggi, relevan dengan kebutuhan industri, serta berlandaskan nilai-nilai Islam dan semangat fastabiqul khairat.
